Cari Blog Ini

Minggu, 16 Januari 2011

Konseling Remaja

Alasan kita sebagai calon konselor perlu mempelajari remaja terutama perkembangan psikologisnya
• Agar kita lebih memahami perkembangan remaja sehingga kita juga dapat memahami perilaku remaja.
• Memahami mengapa perkembangan remaja dapat tersendat, sehingga dapat dicegah dan ditanggulagi.
• Ada remaja yang berkembang dengan baik, menunjukkan prestasi, kompetensi, dan kepekaan yang berbeda. Memahami proses perkembangan remaja sangat bermanfaat guna menerapkan model pola pengembangan remaja di dalam keluarga dan di sekolah yang lebih memuaskan.
• Agar kita lebih paham gejolak remaja. Remaja tidak selalu mudah mengerti perubahan pada dirinya sendiri.
• Masa remaja merupakan masa pembentukan identitas, oleh karena itu kita dapat memadunya untuk menyiapkan diri memenuhi kewajiban bersekolah dan meniti karir.
Dampak setelah kita mempelajari perkembangan psikologi remaja dalam proses konseling
• Dapat membantu meningkatkan keefektifan remaja dalam pengambilan keputusan yang tepat.
• Dapat membantu pemenuhan kebutuhan konseli, meliputi menghilangkan perasaan yang menekan atau mengganggu dan mencapai kesehatan mental yang positif.
• Dapat mengubah sikap dan perilaku negatif konseli menjadi positif dan yang merugikan menjadi menguntungkan bagi konseli.
• Dapat membantu dan bekerjasama dengan remaja (konseli) dalam proses yang mengarah ke mencari dan mencapai perubahan perilaku.
• Dapat membantu remaja untuk meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih efektif dalam relasi antar pribadi.
• Dapat membantu meningkatkan tumbuh kembang remaja melalui membuka kesempatan, mempelajari cara menggunakan kecakapan dan minat secara optimal.
• Dapat lebih mengenal berbagai situasi dan kondisi yang berpeluang menjadi sumber masalah bagi remaja.

Sumber :
Padmomartono, Sumardjono. 2010. Konseling Remaja. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana

1 komentar:

  1. tertarik tentang entri ini, kebetulan tidak sengaja menemukan entri ini.

    boleh tahu apa yg menjadi dasar dari entri ini mbak?

    ohya, maaf belum memperkenalkan diri, saya seorang mahasiswa Psikologi dari Jakarta

    BalasHapus